Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Saturday, August 4, 2012

Merangkum Isi Pembicaraan dalam Wawancara

STANDAR KOMPETENSI: Mengungkapkan secara lisan informasi hasil membaca dan wawancara
KOMPETENSI DASAR      : Merangkum Isi Pembicaraan dalam Wawancara



                                Wawancara adalah tanya jawab untuk memperoleh informasi atau keterangan akan suatu hal. Wawancara merupakan teknik pengumpulan data yang diperoleh secara langsung antara pewawancara dengan narasumber. Sebagai sebuah data, informasi yang diperoleh dari hasil wawancara harus diubah menjadi laporan tertulis. Laporan tertulis hasil wawancara berupa laporan tulisan jurnalistik (berita) atau data dalam bentuk ringkasan.


A.      Menyusun Rangkuman Hasil Wawancara
Rangkuman adalah penyajian singkat dari suatu pembicaraan atau tulisan. Adapaun langkah-langkah untuk membuat rangkuman hasil wawancara, antara lain:

1.       Menyimak seluruh pembicaraan dalam wawancara
2.       Mencatat pokok-pokok pembicaraan
3.       Merangkaikan pokok-pokok pembicaraan ke dalam beberapa paragraph dengan memerhatikan keefektifan kalimat-kalimatnya

Selain langkah-langkah, Anda juga harus memerhatikan hal-hal penting dalam membuat rangkuman, antara lain:

1.       Menggunakan kalimat efektif
2.       Jumlah paragraf  dalam rangkuman tergantung pada banyaknya pertanyaan dan jawaban kegiatan wawancara
3.       Mempertahankan susunan topik pembicaraan

Beberapa hal yang dapat dijadikan panduan untuk mengikuti wawancara, yaitu:
1.       Mengidentifikasi topik wawancara
2.       Memusatkan perhatian
3.       Memerhatikan intonasi, mimik, dan bahasa tubuh kedua belah pihak yang terlibat dalam wawancara
4.       Menentukan inti dari setiap pertanyaan
5.       Menentukan inti dari setiap jawaban
6.       Merangkum inti pertanyaan dan jawaban sebuah simpulan wawancara

B.      Menjelaskan Hasil Wawancara tentang Tanggapan Narasumber

Untuk mngetahui isi wawancara dapat dilakukan dengan cara menyimak dan mencatat isi pokok pembicaraan dalam wawancara. Cara mencatat isi pokok pembicaraan dalam wawancara sebagai berikut:

1.       Menyimak wawancara dengan seksama dari awal hingga akhir
2.       Mencatat orang yang melakukan wawancara, baik pewawancara maupun narasumber
3.       Mencatat isi pokok pembicaraan dalam wawancara, sebagai berikut:
a.       Apa yang dibicarakan atau masalah yang dibahas dalam wawancara
b.      Tanggapan atau pendapat narasumber: berupa pendapat tentang penyebab masalah dan penanggulangan masalah yang diabahas dalam wawancara.
Perhatikan Contoh Laporan Kegiatan Menyimak Wawancara Berikut Ini!
Laporan Kegiatan Menyimak Wawancara
Nama                                    :
Kelas                                     :
Sumber Siar                        :
Jam Tayang                         :
Pewawancara                    :
Narasumber                       :
Topik Wawancara            :
Pokok-Pokok Isi                :

Rangkuman                        :



Perhatikan wawancara berikut serta uraiannya sebagai bahan pembelajaran Anda!




 
CONTOH SOAL DAN PEMBAHASAN

1.         Narasumber: Sampah-sampah yang hendak diproses dipisahkan antara sampah organik dan anorganik. Sampah-sampah itu hendaknya berukuran minimal sekepalan tangan. Tahap kedua adalah sampah yang sudah dipisahkan tersebut dimasukkan ke dalam bak-bak penampungan menggunakan alat berat.

Keterangan dari narasumber tersebut merupakan jawaban atas pertanyaan….
a.       Mengapa perlu dilakukan pengolahan sampah dengan teknologi baru?
b.      Berapa persenkah masalah sampah dapat ditanggulangi dengan cara ini?
c.       Siapakah yang memperkenalkan teknologi pengolahan sampah ini?
d.      Bagaimana cara mengolah sampah dengan teknologi ini?
e.      Kapan teknologi pengolahan sampah ini mulai dilakukan?

Kunci: D

Pembahasan: Pertanyaan yang paling sesuai dengan keterangan dari narasumber di atas adalah “Bagaimana cara mengolah sampah dengan teknologi ini?”


                2. Pertanyaan yang kurang baik untuk dilontarkan dalam wawancara adalah….

a.       Bagaimana sosok para perampoknya?
b.      Jam berapa tepatnya kejadian tersebut?
c.       Mengapa Anda tidak berteriak minta bantuan?
d.      Bagaimana cara Anda menghadapi para penjahat semalam?
e.      Apakah Anda yang semalam berada di lokasi kejadian?

Kunci: C

Pembahasan: Pertanyaan “C” Mengapa Anda tidak berteriak minta bantuan?  Kurang baik untuk dilontarkan dalam wawancara karena cenderung memojokkan narasumber. Pertanyaan-pertanyaan yang cenderung membuat narasumber merasa kurang nyaman sebaiknya dihindari dalam sebuah wawancara.

3.         Wartawan        : “Kota ini gagal meraih medali emas dari cabang tenis putra. Apa komentar Anda?
Narasumber    : “sebenarnya kami agak kecewa. Namun, atlet kami sudah bermain dengan maksimal. Mereka juga sudah berlatih keras.”

Inti pokok wawancara di atas adalah….

a.       Kegagalan atlet putra
b.      Kekurangberuntungan atlet tenis dalam meraih medali emas
c.       Tidak terpenuhinya target atlet tenis putra
d.      Komentar terhadap atlet tenis putra atas kegagalannya mendapat medali emas pada cabang tenis
e.      Kekecewaan atlet tenis karena gagal meraih medali emas

Kunci: D

Pembahasan: Inti pokok atau hal yang sedang dibicarakan dalam wawancara di atas adalah “Komentar terhadap atlet tenis putra atas kegagalannya mendapat medali emas pada cabang tenis.”

UNTUK LATIHAN SOAL YANG LAIN ANDA BISA BELAJAR DI UJI KOMPETENSI 1 (KLIK DI SINI) DAN UJI KOMPETENSI 2 (KLIK DI SINI)


TUGAS MANDIRI

1) Perhatikan contoh wawancara dalam video di atas (Jika kecepatan internet Anda tidak mendukung untuk membuka video di atas dapat Anda siasati dengan terlebih dahulu men-download (mengunduh) menggunakan IDM (belum punya IDM gratis klik di sini) atau meminta kepada guru, setelah itu lakukan beberapa tugas berikut ini:

1.       2) Pahami isi wawancara di dalam video tersebut!

2.       3) Setelah Anda pahami isi wawancara di atas, sebutkan pokok-pokok dari wawancara tersebut!

3.       4) Berikan pendapat Anda tentang bagaimana sikap pewawancara dan narasumbernya, adakah pertanyaan-pertanyaan yang kurang layak disampaikan pewawancara terhadap narasumbernya?


TUGAS KELOMPOK

1. Buatlah kelompok yang terdiri dari 2 orang dan lakukanlah wawancara dengan tokoh-tokoh penting di daerahmu. 

2. Siapkan daftar pertanyaan untuk narasumber yang Anda pilih

3. Pada proses wawancara 1 anak menjadi pewawancara dan 1 anak merekam proses wawancara (rekaman video minimal menggunakan telepon genggam)

4. Video hasil rekaman wawancara kemudian di upload (diunggah) ke situs www.youtube.com dengan judul WAWANCARA EKSKLUSIF SISWA SMA N 1 GIRIMARTO DENGAN .....(isi dengan nama dan profesi narasumber pilihanmu)

5. Alamat situs dari video yang Anda unggah kemudian disampaiakan ke pada Guru untuk dinilai.




DAFTAR PUSTAKA


Kosasih, Engkos. 2008. Cerdas Berbahasa Indonesia Jilid 2 untuk SMA/MA Kelas XI. Jakarta: Erlangga.

Tim Kreatif Simpati. 2012. Sarana Pasti Meraih Prestasi SIMPATI SMA MA Kelas XI Semester 1 Bahasa Indonesia. Surakarta: Grahadi.

Sumber gambar: http://teguh212.blog.esaunggul.ac.id/2012/04/23/teknik-kamera-elektronik-7-multi-camera/apa-kabar-indonesia-2/



ads

Ditulis Oleh : Ahmad Efendi Hari: 9:23 PM Kategori:

9 comments:

  1. nama : fery yelyanto
    kelas : XI IPA 1

    pak, saya mau bertanya apakah kita dapat merubah sebuah artikel atau berita kedalam sebuah teks wawancara, padahal jika teks wawancara bisa dirubah ke dalam sebuah artikel ?

    ReplyDelete
  2. Nama : R.Lutfitasari
    Kelas : XI.A1

    Pak, saya mau bertanya
    jika ada kesalahan disaat pewawancara mewawancarai narasumber bagaimana sikap kita dalam menghadapi situasi tersebut apakah harus tenang atau mungkin meminta maaf dan mengulangi wawancara dari awal?

    ReplyDelete
  3. @Fery: tentu saja bisa tapi ingat wawancara pasti ada Narasumber, jadi teks wawancara harus tepat dan sesuai dengan keadaan narasumber. Apa profesinya, jabatannya, prestasinya, dll.

    @Rihatin L: semua org pasti tdk luput dari kesalahan bahkan seorang penyiar ternama pun pernah melakukan kesalahan ketika membaca berita maupun wawancara. Tetapi mereka selalu bersikap tenang ketika melakukan kesalahan dna tdk lupa mengucapakan kata maaf dan mengulang pertanyaannya dengan sopan dan halus. Oya lihat di materi MEMBACA BERITA di sana ada contoh beberapa penyiar yang keliru ketika membawakan berita

    ReplyDelete
  4. NAMA:YUNUS S.A
    KELAS: XI A1

    Pak, sebelumnya saya bertanya yg dimaksud kalimat efektif itu yang bagaimana?
    Dan apakah untuk merangkum isi pembicaraan dlm wawancara harus dlm bentuk tulisan/paragraf? bisakah kalau seandainya kita gunakan cara lain misalnya; dengan skor atau apa gitu yg lebih mudah & simple?
    dan bagaimana pula jika semua jawaban dari narrasumber merupakan inti dari wawancara, apakah kita juga perlu merangkum isinya?

    ReplyDelete
  5. @Yunus: kalimat yang efektif adalah kalimat yang singkat, padat, jelas, lengkap, dan dapat menyampaikan informasi secara tepat. Rangkumannya berupa poin-poin (inti) yang disampaikan oleh narasumber, kalau pakai skor sepertinya tidak bisa. Jika semua jawaban dari narasumber merpakan inti dari wawancara ya tinggal direkam dan ditulis sebagai laporan hasil wawancara, trimksh

    ReplyDelete
  6. NAMA : Santi Eka Rahmawati
    KELAS: XI A1
    Pak saya mau tanya apa saat merangkum wawancara itu harus melulu tergantung pada banyaknya pertanyaan dan jawaban pada saat wawancara,,
    dan mempertahankan susunan topik pembicaraan itu bagaimana ya pak,, makasih,,

    ReplyDelete
  7. NAMA : FITRI LESTARI
    KELAS: XI A1
    Pak sya mau tanya bagaimana sikap tubuh atau mimik kita agar terlihat sopan dan tidak urakan,,
    dan apa tips agar kita tidak grogi saat wawancara,,

    ReplyDelete
  8. nama: savitri
    kelas: xi a1
    pak kalau saat wawancara tidak sengaja berkata tidak sopan gimana?langsung bersikap sopan atau minta maaf dahulu?

    ReplyDelete
  9. @santi : yang namanya merangkum berarti cukup diambil pokok-pokok wawancaranya saja

    @pipit: minta maaf dan melanjutkan wawancara dengan sikap yg sopan

    @Fitri: penampilan fisik dulu diperhatikan apakah sudah sesuai dengan tema dan narasumbernya, kemudian baru body language diatur dengan wajar dan tidak berlebihan, termasuk selalu berhati2 dalam berkata2

    ReplyDelete

 

viva

Adsensecamp

ppcindo